Bagaimana Menulis Cerita Singkat dan Sederhana

Saya anggap kamu sudah membaca cerpen yang saya rekomendasikan. Bagaimana menurutmu?

Sekedar mengingatkan, Hobnail bercerita tentang perjalanan pulang Ellen bersama Fannie, putrinya, dari rumah kerabatnya yang berjarak 3 mil, atau sekitar satu jam. Tidak mudah bagi Fannie menempuh perjalanan tersebut; dia dikejutkan dengan berbagai suara binatang malam sampai bunyi langkah kaki seseorang. Tapi Ellen berusaha menenangkan dengan menggoyang-goyangkan lentera dan mencoba bernyanyi. Semua hal yang Ellen lakukan ternyata tidak cukup karena putrinya masih saja ketakutan. Singkat cerita, akhirnya mereka pun tiba di rumah dan rasa takut Fannie serta merta menghilang. Ayah Fannie menyambut mereka dan membawa Fannie ke tempat tidur. Ellen juga merasa lega. Dia seorang wanita yang mampu menyembunyikan kecemasannya demi menenangkan putrinya. Kepada suaminya dia menceritakan seseorang mengikuti mereka selama perjalanan tadi, dan sosok itu adalah manusia tanpa kepala!

Cerpen ini sangat sederhana, singkat, dan berkesan. Tentu saja apa yang membuatnya menarik adalah akhir cerita yang mengejutkan. Di sini saya menekankan durasi waktu kejadian yang singkat, yaitu satu jam. Setiap orang pastinya setidaknya pernah mengalami satu jam dalam satu bulan yang sangat berkesan, seperti momen ketika menemukan cinta pertama kamu.

Atau, mungkin setelah membaca Hobnail kamu malah kesulitan menemukan tema yang menarik tanpa kejadian yang luar biasa.

 

LATIHAN

Bacalah cerpen Isyarat Sederhana untuk memahami bahwa satu momen singkat bisa menjadi sebuah cerita yang berkesan.