Beruang Kutub

Beruang Kutub

Hanya cedera ringan, sakitnya tidak bisa mengalahkan kecemasan, seperti nafas yang tertahan udara dingin. Matahari tidak menghangatkan, tidak ada burung atau rerumputan hijau. Tidak menyenangkan memang, tapi Steve berusaha untuk tenang. Matanya masih terpejam, entah sampai berapa lama, mungkin selama-lamanya atau hanya beberapa menit. Salju tidak bertambah tinggi, sebagian menutupi wajah dan membenam tubuhnya, sesekali … Continue reading “Beruang Kutub”