Jerapah (2)

Jerapah (2)

Toto   Pak Marmo masih enggan beranjak dari kursi teras sejak istrinya membawakan sarapan satu jam lalu. Dia memandang jalanan sepi sambil memasang telinganya, sekedar melatih pendengaran untuk mengetahui penyakit sepeda motor yang melintas di depan rumahnya. “Honda-Tiger … Terlalu pur,” gumamnya, sepuluh menit kemudian datang satu sepeda motor lain terengah-engah. “Astrea-Grand … Parah.”